Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Menyusun Agenda Prioritas Mutu Tahun 2026 sebagai Langkah Awal Tahun
Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Menyusun Agenda Prioritas Mutu Tahun 2026 sebagai Langkah Awal Tahun

Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Menyusun Agenda Prioritas Mutu Tahun 2026 sebagai Langkah Awal Tahun

foto tampilan 2026Foto Rapat 8 Januari 2026

Pada 8 Januari 2026, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta membuka awal tahun dengan menggelar Rapat Kerja strategis. Pertemuan yang digelar di ruang rapat LPM tersebut berfokus pada evaluasi capaian tahun 2025 sekaligus merancang peta jalan dan program kerja untuk tahun berjalan. Rapat ini menghasilkan sejumlah agenda penting untuk mendorong peningkatan kualitas penjaminan mutu di lingkungan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Rapat dibuka dengan evaluasi menyeluruh program kerja LPM periode 2025 oleh Ketua dan Sekretaris LPM. Hasil evaluasi menjadi dasar perencanaan tahun berikutnya. Selanjutnya, empat Kepala Pusat di lingkungan LPM memaparkan rancangan kegiatan strategis untuk tahun 2026, mencakup audit mutu, pengembangan standar, kurikulum, serta moderasi beragama dan integrasi ilmu.

Agenda kunci lainnya adalah penyempurnaan dan pengelolaan Indikator Kinerja Unit (IKU). Diskusi dipimpin oleh para koordinator dari bidang Teknologi Informasi, Akreditasi, Data DIKTI, dan Informasi Mutu. Untuk memastikan akurasi data IKU, dilakukan pembagian tanggung jawab pengelolaan data kepada tiga koordinator di bidang pengembangan dan perencanaan mutu.

Pertemuan tersebut sekaligus menentukan jadwal kegiatan LPM tahun 2026 secara kolaboratif yang dipimpin oleh Analis SDM Aparatur Ahli Pertama bersama seluruh staf. Hal ini untuk memastikan sinkronisasi dan efisiensi waktu semua program.

Dengan diselenggarakannya rapat ini, LPM UIN Jakarta memperkuat komitmennya dalam mendorong peningkatan mutu berkelanjutan, mendukung visi universitas sebagai lembaga pendidikan unggul yang berdaya saing.