Benchmarking Program Double Degree ke UIII: Perlu Dibuat Skema Studi Dan Pembiayaan Yang Kuat
Benchmarking Program Double Degree ke UIII: Perlu Dibuat Skema Studi Dan Pembiayaan Yang Kuat

Kamis, 6 Maret 2025 - Lembaga Penjaminan Mutu yang diwakili oleh Prof. Khamami Zada, selaku ketua LPM dan Jejen Jaenudin, Ph.D, Kepala Jaminan Mutu LPM. dan sejumlah pengurus program studi di lingkungan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berkesempatan berkunjung ke Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) untuk diskusi mengenai program double degree. Kunjungan ini dilatari oleh kesungguhan UIN yang berencana membuka program perkuliahan double degree di sejumlah program studi.

Di ruang meeting UIII, delegasi dari UIN disambut dengan hangat oleh sejumlah pejabat UIII. Turut hadir kepala bagian kerjasama UIII yang juga mengambil peran sebagai pembicara yang mengutarakan sejumlah pengalaman UIII dalam menjalin sejumlah kerja sama dengan sejumlah kampus ternama luar negeri serta bagaimana merancang beasiswa bagi mahasiswanya.

UIII mempunyai sejumlah relasi seperti dengan Universitas Edinburh. Dengan univeristas tersebut, sudah berjalan kerja sama sejak tahun 2023. Nantinya, lulusan program double degree akan mendapat ijazah dari UIII dan Edinburgh setelah ia merampungkan studinya hingga tingkat terakhir.

Pihak UIII mengapresiasi langkah UIN Jakarta yang akan mengadakan double degree. Dengan SDM yang dimiliki sekarang, ia berkeyakinan bahwa UIN Jakarta sudah siap untuk menjalankan program ini. Untuk sustanabilitas kegiatan, ada baiknya jika program Double Degree dihubungkan dengan Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB), yang sebelumnya bernama LPDP. Hal ini penting untuk menarik calon mahasiswa, sekaligus menciptakan stabilitas awal untuk kegiatan Double Degree selanjutnya (JW).