Lembaga Penjaminan Mutu UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
LPM Kembangkan Sistem Penjaminan Mutu Online

LPM Kembangkan Sistem Penjaminan Mutu Online

Dalam beberapa minggu terakhir ini, LPM UIN Jakarta sedang giat melakukan upaya agar Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) UIN Jakarta dapat dikelola dengan baik dalam satu sistem secara online.

Dengan sistem ini, seluruh prodi dapat memiliki data-data penting yang akan sangat bermanfaat terutama saat adanya akreditasi dari BAN PT ataupun lembaga lain baik dari dalam maupun luar negeri. Pengembang sistem ini Kamal Fikri dan Ramdani Miftah menyatakan bahwa sistem ini akan merangkum berbagai indikitator penjaminan mutu yang berasal dari BAN PT dan beberapa lembaga akreditasi dalam dan luar negeri seperti AUN QA dan QS. Sistem ini kemudian diberi nama SIQDA (Sistem Information of Quality and Development Assurance).

Terdapat kurang lebih 4 fitur dari SIQDA. Keempat fitur itu adalah AMI (Audit Mutu Internal), LED (Laporan Evaluasi Diri), LKPS (Laporan Kinerja Program Study), dan Survei. Sistem ini diharapkan dapat menjadi tempat bagi seluruh prodi untuk memanen (harvesting) data untuk menyuplai kebutuhan data saat ada proses akreditasi baik dari BAN PT, LAM PT atau bahkan lembaga penjamin mutu lain seperti AIUA, AUN QA, QS dan lembaga lainnya.

Ketua LPM, Asep Saepudin Zahar, berharap bahwa SIQDA ini dapat segera dilaunching dan diujicobakan paling lambat awal Oktober 2019. Hal ini karena mengingat begitu mendesaknya kebutuhan data-data yang sangat urgent bagi program studi dan universitas.

Sementara itu, Dekan FITK, sekaligus ketua LPM periode sebelumnya, Sururin, sangat bersedia apabila sistem ini akan diujicobakan pada salah satu prodi di FITK. Hal ini menunjukan bahwa animo program studi terhadap adanya sistem online penjaminan mutu sangat tinggi.

Leave a reply

X