Lembaga Penjaminan Mutu UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
BAN PT segera terapkan SAPTO

BAN PT segera terapkan SAPTO

Dalam waktu dekat, sekitar bulan Juni tahun 2017, BAN PT akan secara resmi memberlakukan SAPTO (Sistem Akreditasi Perguruan Tinggi Online) bagi seluruh program studi yang akan melakukan akreditasi maupun reakreditasi. Program studi yang akan mengajukan reakreditasi pada bulang maret ini, masih dipersilahkan untuk mengajukan borang tercetak. Setelah itu, semua prodi wajib mengisi SAPTO. Demikian yang disampaikan oleh ketua LPM UIN Jakarta, Dr. Sururin, M.Ag, pada acara perkenalan SAPTO pada ketua prodi di lingkungan UIN Jakarta, di ruang diorama, 15 Maret 2017.

Menurut Sururin, SAPTO ini sebetulnya kurang lebih sama dengan akreditasi sebelumnya, namun borang yang telah dibuat harus diupload ke dalam sistem SAPTO. Jadi masih ada borang 3A, 3B dan evaluasi diri. Standar yang diterapkanpun masih memakai 7 standar. Salah satu hal yang paling penting yang harus diperhatikan dalam sistem SAPTO ini, adalah adanya link ke pangkalan data dikit (PD DIKTI). Hal ini mengharuskan semua perguruan tinggi untuk memiliki pangkalan data yang baik. Dalam konteks UIN Jakarta, AIS sebagai pusat data di UIN Jakarta harus memiliki kualitas data yang baik. Selain itu tantangan lain dari SAPTO ini, adalah kestabilan dan kapasitas server BAN PT itu sendiri yang harus mampu menampung akses dan kiriman data dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia.

Dalam acara perkenalan SAPTO itu, beberapa ketua prodi sempat menanyakan tentang kewajiban mengisi SAPTO. Hal yang paling banyak ditanyakan adalah tentang kapan diwajibkan mengisi SAPTO, koneksi internet dan kapasitas server SAPTO itu sendiri. Dari semua pertanyaan dan kekhawatiran itu sebenarnya ada manfaat besar dari SAPTO. Dengan adanya SAPTO para asesor cukup mendownload borang dan kemudian mengevaluasinya di rumah atau kantor masing-masing, tanpa harus datang mengambil borang tersebut di Jakarta, setelah itu mereka dapat melakukan visitasi ke lokasi. BAN PT dapat menghemat biaya transport asesor, dan Perguran tinggi dapat mengurangi biaya pencetakan. Dalam konteks inilah, teknologi informasi dapat memberi fungsi ekonomis.

Leave a reply

X